Others

5 Cara Mengatasi Website Yang Overload

5 Cara Mengatasi Website Yang Overload

Di waktu tertentu, misalnya saat Harbolnas, website tidak bisa dibuka karena pengunjungnya terlalu banyak. Jika dibiarkan terus menerus, pengunjung akan berkurang karena merasa kesusahan untuk berkunjung. Maka dari itu, cara mengatasi website yang overload harus dilakukan sesegera mungkin.

Overload CPU Usage

Website yang overload bisa disebabkan oleh banyak hal.  Salah satunya adalah overload CPU Usage. Penyebab inilah yang seharusnya diantisipasi pembuat website agar tidak mengganggu kenyamanan visitor di kemudian hari.

Overload CPU Usage bisa disebabkan karena beberapa hal:

  1. Trafik terlalu tinggi.
  2. Plugin web terlalu banyak.
  3. Script yang menghabiskan CPU usage.
  4. Bug.
  5. Looping terus menerus.
  6. Hosting diretas.
  7. Streaming file media di hosting.
  8. Scrip ekornya besar.
  9. Cronjob berlebihan.

Selain CPU Usage yang overload, website overload bisa disebabkan juga karena:

  1. RAM/Memory usage yang overload.
  2. MySQL usage yang overload.

Cara Atasi Website yang Overload

5 Cara Mengatasi Website Yang Overload
5 Cara Mengatasi Website Yang Overload

Untuk pencegahan, maka Anda sebaiknya menggunakan jasa pembuat website yang handal seperti https://www.sribulancer.com/id/cat/jasa-pembuatan-website. Kenapa? Karena website yang dibuat akan disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Jika sudah terlanjur dan website Anda overland, cara mengatasi website yang overload bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Cek cPanel Anda

Cek terlebih dahulu cPanel yang Anda gunakan. Pantai bagaimana penggunaan CPU, memori dan MySQL website Anda.

Jika tanda di bagian usage masih berwarna hijau, artinya, space cPanel Anda masih aman. Sedangkan jika warnanya biru, maka Anda harus waspada dan jika merah, maka tandanya sudah overload.

Jika overload, mau tidak mau Anda harus menambah space dengan upgrade cPanel atau menghapus file yang dirasa kurang diperlukan.

  • Compress File ketika Mengunggah ke Server

Cara lain agar file tetap terunggah ke server tapi bisa menghemat space, maka Anda bisa meng-compress terlebih dahulu. Kemudian, Anda unggah ke server. Dengan begitu, ukuran file akan menjadi lebih kecil sehingga tidak memakan space pada server.

  • Plugin Terpercaya

Salah satu alasan website overload adalah terlalu banyak menggunakan plugin. Maka dari itu, seleksi dan pilih plugin yang menurut Anda paling bermanfaat.

Selain itu, pilih plugin yang dibuat oleh developer ternama dan memiliki rating bagus. Cara ini dilakukan untuk mencegah peretasan ataupun bug yang menyebabkan website menjadi overload.

  • Menggunakan Plugin Cache

Sama seperti aplikasi cache pada umumnya, plugin cache ini akan membantu website untuk menyimpan halaman yang diakses. Ketika ada request page oleh pengguna, maka plugin ini akan menyimpannya. Dengan begitu, ketika ada request page yang kedua, maka hanya perlu mengambil dari cache yang tersimpan dan bukan dari database.

  • Gunakan Cloudflare

Cloudflare ini memiliki fungsi menjadi caching agar beban server menjadi lebih kecil. Dengan begitu, website menjadi lebih ringan dan tidak terjadi overload.

Jadi, cara mengatasi website yang overload bisa dilakukan dengan:

  1. Mengecek cPanel dan upgrade hosting.
  2. Kompres file.
  3. Menggunakan plugin terpercaya.
  4. Menggunakan plugin cache.
  5. Menggunakan cloudflare.