Kesehatan

5 Cara Mengatasi Gigitan Serangga pada Kulit Bayi

Cara Mengatasi Gigitan Serangga pada Kulit Bayi

Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga mudah mengalami iritasi dan membuat bayi menjadi rewel. Anda harus hati-hati dalam menggunakan produk perlengkapan untuk bayi. Selain itu, Anda harus melindungi bayi dari gigitan berbagai serangga. Ketika bayi mengalami gigitan serangga pada bagian kulit Anda bisa mengatasinya dengan cara ini.

  1. Kompres dengan Air Dingin

Bayi yang kulitnya digigit serangga seperti nyamuk akan meninggalkan bekas gigitan dan mengalami bengkak. Anda bisa mengatasi gigitan ini dengan melakukan kompres menggunakan air dingin. Kompres yang Anda lakukan selama sepuluh menit secara berulang akan mengurangi terjadinya inflamasi dan rasa gatal karena gigitan nyamuk.

  1. Tidak Menggaruk Kulit

Bayi yang digigit nyamuk pada usia di atas 6 bulan akan reflek menggaruk bagian kulit. Anda harus menjaga tangan bayi agar tidak menggaruk kulitnya. Jika bayi menggaruk maka akan membuat kulit bayi mengalami risiko infeksi. Anda juga tidak boleh menggaruk kulit bayi yang sedang gatal.

  1. Menggunakan Gel

Rasa gatal karena gigitan serangga dapat diatasi dengan menggunakan gel dari konicare. Gel ini juga akan membantu untuk mengurangi bekas gigitan serangga yang terjadi pada bayi. Gel ini berisi 60 ml dengan kemasan yang praktis.

Gel untuk bayi ini memiliki aroma yang menenangkan dan menyegarkan untuk kulit bayi. Bahan-bahan gel terbuat dari komposisi bahan yang alami sehingga tidak akan membuat kulit bayi mengalami alergi dan iritasi.

  1. Menggunakan Balsam

Gigitan nyamuk yang terjadi pada kulit bayi bisa diatasi dengan memberikan balsam kinderen khusus untuk bayi Anda. Balsam ini tidak lengket dan sangat cepat menyerap di kulit sehingga tidak membuat bayi rewel. Kandungan eucalyptus oil yang aman digunakan pada bayi untuk meredakan gatal karena gigitan serangga.

Anda bisa menggunakan balsam ini pada kulit bayi secara rutin hingga bekas serangga dapat hilang tanpa terjadi infeksi.

  1. Berkonsultasi pada Dokter

Jika gigitan dari nyamuk pada bayi tidak juga mengalami pengurangan yang signifikan maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Anda tetap harus waspada karena gigitan nyamuk dapat mengalami alergi karena bakteri dan virus dari nyamuk. Terlebih jika bayi mengalami demam yang berhari-hari.

Gigitan pada serangga seperti nyamuk dapat menjadi risiko besar bagi bayi karena sistem imunnnya yang juga masih tidak stabil. Anda harus memberikan ASI eksklusif pada bayi agar sistem imunnya tetap terjaga. Tersedia juga makanan pendamping ASI yang bisa diberikan dengan kandungan gizi yang berkualitas dan aman untuk bayi di toko online.