Design

3 Komponen Utama Dalam Proses Foto Produk

Pengambilan Gambar Dengan Kamera Foto

Foto produk yang dilakukan dengan baik, akan menjadikan produk tersebut terlihat fantastis secara visual dan mampu membuat mereka yang melihat begitu tertarik untuk membeli. Sebenarnya, tidak memerlukan sebuah studio dengan fasilitas lengkap, atau kamera dengan spesifikasi terbaik untuk menghasilkan foto produk dengan kualitas yang baik. 

Anda cukup menggunakan kamera pada handphone, ruangan seadanya dan software foto editing sebagai polesan akhir. Simak beberapa tips dari https://fachadadecasa.com berikut ini, saat melakukan pengambilan gambar untuk foto produk.

Menyiapkan Lokasi 

Anda bisa melakukan pengambilan gambar untuk foto produk hampir dimanapun. Namun alangkah lebih baik jika dilakukan di dalam ruangan. Hal ini untuk mengurangi gangguan yang bisa menghambat proses pengambilan gambar. 

Cari sebuah ruangan dengan sinar matahari yang cukup, jika anda tidak memiliki peralatan pencahayaan khusus. Cahaya sinar matahari adalah cahaya natural terbaik, karena tingkat intensitasnya sangat pas. Tidak terlalu gelap dan tidak terlalu cerah. Anda bisa menempatkan produk yang akan difoto disamping jendela, untuk mendapatkan cahaya natural dari sinar matahari yang masuk. 

Selain itu pastikan luas ruangan bisa menampung semua peralatan yang anda gunakan. Pastikan peralatan anda seperti meja untuk foto produk, peralatan pencahayaan, backdrop, dan lain-lain bisa ditampung dalam ruangan tersebut. 

Namun jika anda memilih melakukan proses pengambilan foto di luar ruangan, pastikan cuacanya cerah. Jika kondisi sedang mendung, pencahayaan pun tidak maksimal. Apalagi jika hujan turun, maka anda pun tidak bisa melakukan proses pengambilan gambar. Termasuk juga ketika angin berhembus terlalu kencang.

Pengambilan Gambar

Untuk proses pengambilan gambar yang lebih mudah dan praktis, anda bisa menggunakan smartphone. Gunakan smartphone yang memiliki kualitas kamera yang mumpuni, seperti iPhone 7 atau Samsung Galaxy S4. Akan tetapi jika anda memahami dunia fotografi, disarankan untuk menggunakan kamera DSLR, karena anda bisa lebih leluasa dalam melakukan pengaturan untuk mendapatkan gambar terbaik. 

Dalam beberapa kasus, hasil foto produk akan terlihat kabur dikarenakan adanya goncangan dari kamera yang dipegang tangan. Agar hasilnya stabil tentu anda diwajibkan menggunakan tripod. Pengoperasiannya pun cukup mudah, namun anda juga harus memperhatikan berat dan bentuknya. Sebab, jika tripodnya terlalu berat akan menghambat mobilitas saat pengambilan gambar. 

Pengambilan foto produk lebih cocok jika menggunakan mode portrait. Mode ini bisa memberikan kesan detail yang dalam, dan hasil foto akan nampak lebih profesional. Sementara mode landscape lebih cocok untuk mengambil gambar dengan objek yang lebih luas, seperti pemandangan alam.

Proses Editing Foto Produk

Proses editing bisa dilakukan menggunakan laptop, PC ataupun Smartphone. Beberapa aplikasi editing itu ada yang berbayar namun banyak juga yang bisa digunakan secara gratis. Tentunya fitur-fitur pada aplikasi berbayar jauh lebih lengkap dan canggih. 

Saat ini penggunaan aplikasi editing jauh lebih mudah karena kecanggihan teknologi. Untuk mempercantik foto produk, anda bisa menggunakan filter dan effect yang sudah tersedia pada masing-masing aplikasi. Namun perlu diingat, gunakan filter yang cocok dengan tema yang ada pada produk. Jangan terlalu berlebihan dalam penggunaan filter dan effect tersebut, karena justru bisa merusak hasil foto yang sudah ada.